JRN, – Cianjur, – Jawa Barat | Peredaran pil terlarang di wilayah Kecamatan Karangtengah kembali memakan korban. Seorang anak berusia belasan tahun yang masih duduk di kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilaporkan menghilang selama sehari semalam pada malam Hari Kamis 26 Maret 2026, sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.
Korban ditemukan warga pada Sabtu 28 Maret 2026 di Dusun Domas, Desa Danakerta. Saat ditemukan, ia dalam keadaan tanpa busana dan masuk ke rumah warga sambil meminta air minum. Warga menduga korban berada dalam kondisi tidak sadar akibat pengaruh zat berbahaya.
Awak media yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama dengan menenangkan korban serta berupaya menggali identitasnya. Dari keterangan singkat, korban mengaku berasal dari Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.
Pihak keluarga kemudian dihubungi dan tidak lama berselang datang menjemput korban untuk dibawa pulang.
Orang tua korban mengungkapkan keprihatinan sekaligus kemarahan atas maraknya peredaran jenis pil terlarang di wilayah tersebut. Ia menduga sejumlah warung menjadi tempat penjualan bebagai macam jenis obat-obatan berbahaya yang mudah diakses anak-anak.
“ Saya sangat mengecam keras terhadap semua warung atau kios yang menjual pil terlarang itu. Ini sudah merusak generasi muda. Anak saya yang masih kelas 1 SMP saja sudah jadi korban,” ujarnya.
- Advertisement -
Ia juga menyebut kondisi di lingkungannya sudah sangatlah mengkhawatirkan, bahkan anak-anak usia sekolah dasar diduga mulai terpapar.
Menanggapi hal ini, keluarga korban mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) di Cianjur untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap peredaran pil terlarang dan menindak pihak-pihak yang terlibat.
Peristiwa ini menjadi peringatan sekaligus tamparan serius bagi semua pihak akan bahaya nya penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang kini menyasar kalangan anak-anak. Pengawasan orang tua serta langkah tegas aparat dinilai sangat penting untuk mencegah kasus serupa tidak terulang kembali,” tandasnya.
- Advertisement -
(Adi Saptian)



